Tiga anak itu menatapku tajam-tajam.

February 7, 2009 by sihmunadi

Tiga anak itu menatapku tajam-tajam. Kedatanganku mengusik ketenangan dan menghadirkan ketakutan bagi mereka. Mereka duduk dengan kaki ditekuk, saling berdempetan dan saling berebut tempat duduk di paling pojok, menghindari kedatanganku. Tubuh mereka lemah dan tampak kurang makan. Read the rest of this entry »

Suatu Ketika dlm Perjalanan Travel dari Jakarta menuju Bandung

January 27, 2009 by sihmunadi

Jakarta-Bandung, Sabtu 24 Januari 09 ;

Wanita itu sebenarnya tidak begitu cantik face-nya sepenilaianku. Tetapi paduan pakaian dan dandanan yang aduhai itu mengundang orang untuk berselera sensual kepadanya. Wanita itu menggunakan rok pendek warna hitam dan menggunakan atasan warna biru. Pakaian yang dikenakan sedemikian rupa sehingga kalau kurang kendali akan geraknnya, maka tempat-tempat menarik dari wanita akan kelihatan.  Read the rest of this entry »

Roti Bakar Spesial Ala Jember

January 19, 2009 by sihmunadi

“sbnrna pgn ajak kt4 yg mkn dJKT gda “

Begitu sms dari yang empunya kota, ketika aku menanyakan mau ketemu & makan dimana sambil melewatkan malam di jember.

“Makanan yang di Jakarta tidak ada. Tempat makanan khas Jember.

Read the rest of this entry »

Siti Aniroh

October 10, 2008 by sihmunadi

Aku pernah berjanji untuk untuk tetap mengingatnya dengan mengatakan,”10 tahun dari sekarang kamu akan jadi apa !?”. tetapi aku lupa persis dalam kontek apa kata-kataku itu keluar. Mei 2001 saat itu ketika dia memutuskan untuk menerima pinangan dari lelaki Klaten yang sedang dekat dengannya.

Namanya Siti Aniroh, seorang Lawyer dan pasien pertamaku sebagai seorang psikolog amatir. Mungkin karena aku belajar lagi ilmu Psikologi di UI, sehingga dia pikir aku adalah tempat yang tepat bagi dia untuk mengungkapkan kegelisahan, dan keluh kesah. Semacam konsultasi gratis, begitulah. Padahal adanya yang tidak dia tahu, bahwa aku yang sesungguhnya lebih tepat untuk duduk di depan kursi seorang psikolog, dari pada dirinya. Read the rest of this entry »

Jakarta – Klaten pp Naik Motor Mudik

October 7, 2008 by sihmunadi

Mudik dengan menggunakan (sepeda) Motor ternyata jauh dari gambaran orang-orang yang ngeri melihatnya sebagai sesuatu hal yang memberatkan. Begitu ada pertanyaan dari teman-teman tentang mudik naik apa, rata-rata mereka tertegun dan bertanya balik, “naik motor ?” kata-kata teman-teman meminta kepastian.

Mula-mula aku biasa saja menjelaskan, tetapi lama-lama jengah juga memberi penjelasan. Sehingga pada satu kesempatan ketika ada teman lagi yang bertanya aku langsung bertanya balik, “memangnya kenapa ?” Mungkin aku “salah tempat” kalau aku menggunakan motor untuk mudik. Mungkin juga karena aku berada di tempat orang-orang mapan yang menggunakan mobil untuk hilir mudik kesana kemari dengan berbagai tujuannya.  Read the rest of this entry »

Wajah Islam

September 24, 2008 by sihmunadi

Melihat berita di televisi mengenai kasus pemukulan terhadap seorang saksi AKKBB dari sidang kasus tragedi monas 1 juni, yang melibatkan organisasi Islam, kembali menimbulkan sebuah pertanyaan dalam pikiran saya mengenai wajah Islam sekarang ini. Read the rest of this entry »

Menikahlah ….

September 15, 2008 by sihmunadi

Menikahlah jika istrimu baik, kamu akan bahagia, jika istrimu jahat kamu akan jadi filsuf sepertiku, tidak ada hal yang rugi untuk melakukaannya”  begitulah sebuah jawaban yang tampak konyol tetapi maknanya mendalam sekali.  Socrates memberi jawaban atas keraguaan muridnya akan makna pernikahan. Read the rest of this entry »

Berbuka puasa Bersama Komunitas Syiah

September 12, 2008 by sihmunadi

Biasanya pada umumnya kita saat berbuka puasa akan segera makan/minum begitu mendengar adzan magrib sudah berkumamndang. Sehingga tidak ada acara yang paling menarik yang ditunggu-tunggu selain Adzan maghrib di bulan puasa. Karena itu Adzan Maghrib sama artinya dengan buka puasa. Apalagi dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa dan melarang untuk mengundurkan. Maka segera kita akan melihat di kereta-kereta orang segera ribut membuka minuman dan makanan bekal untuk berbuka. Read the rest of this entry »

Harapan Bangsa

September 8, 2008 by sihmunadi

Harapan Bangsa

Melihat seorang anak, dengan menggunakan “Ces” alat yang terbuat dari besi kawat baja yang dibengkokkan membentuk celurit tetapi hanya  baja yang dilancipkan. Diaisnya bak sampah demi bak sampaj dan tong sampah demi tong sampah disetiap ruas jalan perumahan dilaluinya. Satu demi satu dikumpulkannya setiap barang sisa yang dianggapnya masih bisa digunakan dan masih memiliki harga di hadapan tengkulak. Dengan begitu satu hidup di depan matanya dapat tersambungkan. Read the rest of this entry »

Myra my Luv

September 8, 2008 by sihmunadi

Suatu malam beberapa hari yang lalu menjelang bulan puasa. Aku pulang dari kantor ke depok pukul 19.00, tidak seperti biasanya pkl 21.45 dari Gondangdia. Aku naik kereta Depok Express yang karena terlambat masih harus menuju kota dulu sebelum balik lagi ke arah Manggarai-Pasar Minggu-Depok.
Duduk diujung bangku paling pinggir, aku berharap memiliki tempat yang lebih longgar untuk meluangkan waktu membaca buku Gideon Spies, buku tentang kisah intelijen Israel Mossad.

Read the rest of this entry »