Bertengkarlah dengan Benar…..


Sedang dalam keadaan tidak akur, tetapi terpaksa harus tampil wajar, maklum di rumah mertua. Membuat hari minggu pagi itu, aku mengajak untuk pergi berdua  keluar rumah, menikmati udara Bandung di minggu pagi hari.

Belum juga mandi, Akupun menghidupkan motor dan kemudian berdua istri pergi meninggalkan rumah menyusuri jalan Cibaduyut, menyeberang Leuwi Panjang dan berbelok ke Tegallega.  Selepas Tegallega, semula yang ingin ke Gasibu, berubah pikiran dan memilih melewati jalan ke arah Binong – Kiara Condong. Sudah lama tidak mengikuti ceramah Pak Jalal di Masjid Munawarrah di setiap minggu pagi.

Mungkin karena memang tidak ada kesungguhan, atau mungkin karena belum mandi, maka saat Pak Jalal memberi ceramah, aku bukannya takzim mendengarkan, tetapi sebentar-sebentar …. mulut menganga lebar-lebar. Angop. Badanku memang di Masjid itu, tetapi pikiranku mengembara terhanyut layu oleh mata yang ngantuk. Tetapi aku masih selalu ingat dengan kata-kata pak Jalal belasan tahun yang telah lalu. Orang yang berada di majelis ilmu, malaikat akan merentangkan sayapnya memberikan rahmatnya, walaupun niatnya bukan untuk menuntut ilmu. Ingat kata-kata itu aku tetap membuat aku bersandar dengan berkali mulut membuka lebar-lebar dengan tangan berkali-kali menutup rapat-rapat mulut agar tidak reflek membuka lebar-lebar.

Entah harus berapa kali tangan mengatupkan mulut, tibalah sesi tanya jawab. Sebuah pertanda baik, bahwa ceramah sebentar lagi akan berakhir.

Di Masjid Munawarah, hadirin menuliskan pertanyaan ke dalam kertas dan penceramah membaca dan menjawabnya. Pertanyaan pertama (kemungkinan besar dari seorang wanita) yang dibaca Pak Jalal seperti ini ;

“Seorang teman bertanya, dia sedang menggugat cerai suami, karena suami melarangnya bekerja di lingkungan yang ada lelakinya. Suaminya sangat pencemburu padahal penghasilan suami tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Bahkan seringkali mereka bertengkar hebat ketika istri diantar pulang oleh rekan kerja lelaki, karena ada rapat sampai malam. Karena seringnya bertengkar akhirnya si istri timbul kemarahan dan kebencian pada sifat posesif suaminya. Akhirnya dia berbuat tekad untuk menggugat cerai, meski suami tidak setuju. Bagaimana tanggapan ustad atas kasus tersebut, apakah alasan tersebut sudah membolehkan istri untuk meminta cerai, karena rumah tangga sudah seperti neraka.

Jawab pak Jalal :

Mungkin saya harus membawa keduanya di laboratorium di Amerika Serikat yang diasuh oleh john. Di situ pasangan disuruh bertengkar dan direkam kemudian di rekam oleh televisi dan dianalisis, dan diberitahu bagaimana cara bertengkar yang baik yang memecahkan persolan. Seandaninya katanya jutaan pasangan di dunia sempat ke laboratorium itu sebentar mungkin sudah bisa diselematkan jutaan pasangan keluarga. apakah Bagaimana bertengkar yang baik yang memecahkan masalah. Bermula dari cara mereka bertengkar, cara berkomunikasi satu dengan yang lain

Kita sering melakukan apa yang disebut dengan Failed Communication. Kita berkomunikasi itu untuk mencari siolusi. Kalau bertengkar adalah mencari pemecahan masalah. Sekarang yang terjadi adalah kedua pihak berusaha mempertahankan bahwa dia benar dan mencari kesalahan pasangan.

Kita bertengkar dan direkam kemudian dianalisis bersama. Komunikasi itu menurut al-Quran, kita diciptakan bergolong-golongan, lelaki dan perempuan, berbangsa-bangsa untuk saling memahami. Kadang kala kita berkomunikasi untuk saling menghakimi. Setiap orang berkomunikasi dengan dia menjadi hakim dan lawannya menjadi terdakwa. Mereka bertengkar dan kedua-duanya menjadi hakim dan tidak mau jadi terdakwa.

Hehehehe…. Dari sekian banyak hal yang disampaikan pak Jalal… hanya hal itu saja yang dapat dibawa pulang… selebihnya mbuhlah….

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One response to “Bertengkarlah dengan Benar…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s